4 Sehat 5 Sempurna Hadapi Pembajakan Buku

ADMIN - 26 APRIL 2024

Industri kreatif di Indonesia terus berusaha mengatasi masalah pembajakan. Tak terkecuali, dialami juga oleh perusahaan penerbitan terhadap buku-buku yang mereka cetak dan terbitkan.

Melansir dari kompas.id diberitakan bahwa berdasarkan survei Ikapi (Ikatan Penerbit Indonesia) pada 2021, sekitar 75 persen penerbit menemukan buku terbitan mereka dibajak dan dijual. Survei ini melibatkan lebih dari 130 penerbit. Kerugian akibat pembajakan ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Angka 75 persen di atas tentu tergolong memprihatinkan. Apalagi itu hanya berdasar pantauan yang didapat oleh pihak penerbit. Angka tersebut tentu bisa jauh lebih tinggi, mengingat bahwa tentu ada kasus yang terluput dan tidak terdeteksi. Itupun terjadi pada 2021. Bisa dibayangkan bagaimana di tahun 2024 ini.

Beberapa catatan di bawah ini semoga bisa menjadi alternatif solusi dalam mengurangi tingkat pembajakan buku di Indonesia.

1. Pemerintah

Tak dapat dimungkiri bahwa peran pemerintah sangat diperlukan berupa dukungan penegakan aturan dan hukum terkait hak cipta untuk bisa menindak tegas pelaku pembajakan. Kerja sama antarinstansi terkait seperti Kepolisian, Kementerian Hukum dan HAM, dan Ikapi tentu perlu terus ditingkatkan. Jangan lupa pula untuk giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menghormati hak cipta dalam karya sebuah buku.

2. Masyarakat

Masyarakat harus menyadari bahaya pembajakan dan pentingnya menghargai karya cipta buku. Masyarakat perlu membudayakan membeli buku asli untuk mendukung penulis serta penerbit. Diharapkan agar masyarakat juga jangan malas mencari info untuk mendapatkan buku secara legal dan mudah.

3. Penerbit

Penerbit harus berupaya memberikan harga buku yang kompetitif agar masyarakat lebih memilih membeli buku asli daripada bajakan. Penerbit juga perlu kreatif menciptakan pola-pola pemasaran dan penjualan yang efektif agar bisa lebih tinggi tingkat penetrasi kepada pembaca atau calon pembeli buku. Penerbit juga harus mampu mempermudah akses buku kepada masyarakat baik di toko buku konvensional, marketplace online, ajang pameran buku, dan lain-lain.

4. Penulis

Penulis jangan lelah dan tak perlu putus asa dalam memerangi pembajakan, misalnya dengan proaktif melaporkan kepada pihak berwajib, jika menemukan karya bukunya yang dibajak. Penulis perlu memperkaya wawasan mereka tentang undang-undang hak cipta.

5. Teknologi

Sebagai pelengkap yang tak kalah penting, peran teknologi juga bisa dimanfaatkan. Misalnya dengan program atau aplikasi seperti watermark, QR code, dan sebagainya. Selain itu, teknologi atau kanal penjualan online juga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan transaksi penjualan buku secara mudah dan tentu saja legal.

Demikian “hidangan” alternatif, solusi 4 sehat 5 sempurna untuk mengurangi angka pembajakan buku di Indonesia.

Grandia Publisher adalah salah satu entitas penerbit buku yang juga berkomitmen mengurangi potensi pembajakan buku. Kami menjaga privasi data naskah customer, sekaligus melakukan berbagai standar kerja yang menjadi bagian dari upaya preventif pembajakan buku. Jadi, jangan ragu menerbitkan naskah Anda menjadi buku lewat Grandia Publisher.*****
 

Anda bisa hubungi kami di:

Jl. Taman Siswa No. 69, Wirogunan, Yogyakarta, 55281

Telp./WA: 081215923133 / 08156812478

Instagram: @grandiapublisher

Email: redaksi.grandiapublisher@gmail.com

Email: imperialprintingjogja@gmail.com

IG: @imperialdigitalprinting

TikTok: https://www.tiktok.com/@imperialdigitalprinting

FB: imperialdigitalprintingjogja

Shopee: https://shopee.co.id/imperialprinting

Tokopedia: https://www.tokopedia.com/printimperial

Lazada: https://www.lazada.co.id/shop/imperial-digital-printing

Blibli: https://www.blibli.com/brand/imperial-digital-printing

Web: https://imperial-printing.com

Artikel Terkini

3 TIPS AMPUH MENCEGAH PERCERAIAN DENGAN PELANGGAN

Bulan Mei 2021, kabar perceraian Bill Gates dan Melinda French Gates telah mengg. Selengkapnya..

ADMIN - 06 JUNI 2021
Rahasia Survive Di Era Pandemi ala Komunitas Belajar Online

Analisis big data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lowongan kerja memang men. Selengkapnya..

ADMIN - 15 JUNI 2021

Video Kami